•  
  • RAIH KESEJAHTERAAN BERSAMA KAMI
Sejarah
Diposting tanggal: 02 November 2011

  • Latar Belakang.
    1. Keprihatinan terhadap kondisi ekonomi masyarakat kelas bawah dan pedesaan.
    2. Mencari model alternatif untuk mengembangkan ekonomi masyarakat melalui keswadayaan.
  • Sejarah berdirinya CUKB
    1. Tahun 1985 dilaksanakan kursus dasar di Pontianak oleh Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Keuskupan Agung Pontianak pada saat itu di Pimpin oleh Bapak Pius Alfret. Pelaksanaan kursus tersebut dihadiri sekitar 50 orang yang terdiri dari aktivis CU, LSM, Guru dan Mahasiswa, kemudian berdirilah Credit Union Khatulistiwa Bakti pada tanggal 12 Mei 1985 dan sekaligus menjadi Credit Union laboratorium.
    2. Pada tahun 1990 Credit Union Khatulistiwa Bakti mendapatkan legalitas dari  Departemen  Koperasi  dengan  Badan  Hukum  I  (pertama)  Nomor: 1332/BH/VI, tanggal 30 Juni  1990  oleh  Kepala  Kantor  Departemen  Koperasi  Propinsi  Kalimantan  Barat, yaitu Bapak Drs. AS. Syarifudin Tjabambang berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 19/KP/KWK-14/1990 tanggal 30 Juni 1990.
    3. Pada tahun 1994 Kantor Credit Union Khatulistiwa Bakti mengalami kebakaran tepatnya hari Rabu tanggal 30 Agustus 1994 beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan (sekarang Jl. Pahlawan) Gg.Hidayat No. 4 (dekat Hotel Flamboyan). Sehingga, pada tanggal 2 Oktober 1994 dilaksanakan Rapat Anggota Luar Biasa.
    4. Pada tahun 1995 Credit Union Khatulistiwa Bakti menjadi lembaga yang independen dan melepaskan diri dari PSE-Keuskupan Agung Pontianak.
    5. Tahun 1999 Credit Union Khatulistiwa Bakti menjadi Credit Union yang terbuka untuk umum.
    6. Pada tahun 1996, Badan Hukum I (pertama) diperbaharui dengan  Badan Hukum II (kedua) Nomor: 630/BH/X, tanggal 10 Oktober 1996.
    7. Pada tahun 2010, Badan Hukum II (kedua) diperbaharui dengan Badan Hukum III (ketiga) Nomor: 630/BH/PAD/X, tanggal 27 Oktober 2010.
  • Tujuan didirikannya Credit Union Khatulistiwa Bakti.
  1. Mengembangkan kesejahteraan para anggota dan kemajuan lingkungan kerja dalam rangka menggalang terlaksananya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila.
  2. Menciptakan sumber kredit dari dan untuk anggota dengan bunga yang relatif murah.
  3. Mengembangkan sikap hidup hemat dan penggunaan uang secara bijaksana dan terencana oleh para anggotanya.